Sebagai Jemaat Pamong Ichtus Siriwini Melaksanakan Pelayanan Perjamuan Kudus Di Bakal Jemaat Parousia Bedaida

 

gkiichtus.com,- Bertempat di Bakal Jemaat GKI Parousia Bedaida Bakal Klasis Nabire Barat, Minggu (23/08/2020), telah dilaksankan Ibadah Minggu Pagi sekaligus dalam Ibadah ini juga di rangkaikan dengan Perjamuan Kudus. Sebagai Pelayan Tuhan pada Ibadah minggu pagi di pimpin langsung oleh Pdt.Julianus Johan Ajomi, S.Si,Teol, dengan Firman Tuhan yang diturunkan oleh Departemen Pelayanan dan Pembinaan Jemaat Sinode GKI di Tanah Papua yang terambil dari “Kitab Filipi  4 : 2 – 9” dengan Tema :” Doa Obat Bagi Kekuatiran”. Dalam Khotbahnya, Pdt Julianus Johan Ajomi, S.Si,Teo, mengatakan, Filipi adalah sebuah kota utama di kawasan barat Makedonia yang adalah sebuah kota dagang. Kota Filipi adalah koloni romawi yang sebagian besar penduduknya adalah pendatang dari Italia.

Sebagai tanggapan terhadap panggilan ke Makedonia, Paulus dan rekan-rekannya telah menyebrang ke Makedonia. Filipi adalah jemaat yang pertama yang didirikan oleh Paulus di Eropa. Tujuan kitab ini, supaya orang Kristen mengerti pentingnya menjaga dan memelihara persekutuan dan kesatuan di dalam Kristus. Sementara yang menjadi inti dari perenungan kita disaat ini, terangkat di dalam ayatnya yang ke-6 “ Janganlah Hendaknya Kamu Kuatir Tentang Apapun Juga, tetapi Nyatakanlah Dalam Segala Hal Keinginanmu Kepada Allah Dalam Doa Dan Permohonan Dengan Ucapan Syukur”.

Pdt. Julianus Johan Ajomi, mengatakan ketika berbicara tentang kekuatiran, siapakah yang tidak pernah kuatir, mulai dari hal yang besar sampai dengan hal yang terkecil. Dirinya memberikan contoh ketika tadi kita dari rumah kita mau datang sembayang tetapi begitu melihat cuaca ini, kita mulai bertanya di dalam hati,  jangan-jangan sebentar akan  turun hujan, inilah salah satu bentuk kekuatiran. Tetapi juga mungkin dalam menjalani kehidupan, tuntutan ekonomi  yang mulai naik, tuntutan pendidikan buat anak-anak mulai bertambah, bahkan tentang kebutuhan sandang dan pangan (makan dan pakai) pasti ini akan membuat kita menjadi kuatir. Dikatakannya, bahwa kekuatiran itu selalu datang silih berganti, sehingga Rasul Paulus pun menyampaikan dalam Suratnya kepada jemaat di Filipi “ baca ayatnya yang ke-6” Ketika kita sudah kuatir  kadang kita tidak mau lagi untuk berdoa.

Lebih lanjut, Pdt.Julianus Johan Ajomi, mengatakan Rasul Paulus menyampaikan kepada suratnya di Filipi, ketika kita berjumpa dengan kekuatiran, kita diwajibkan untuk berdoa. Berdoa yang dimaksudkan oleh rasul Paulus, bahwa kita tidak hanya saja menjadi orang Kristen yang suka minta-minta. Tetapi yang dimaksudkan oleh rasul Paulus lebih terarah kepada mengucap syukur. Terkadang ketika kita mulai berjumpa dengan suatu masalah lalu kita sampaikan dalam doa, seolah-olah ide dan gagasan kitalah yang benar, bahkan didalam doa,  kita lebih sering mengatur Tuhan. Rasul Paulus mau mengingatkan kepada kita semua, bahwa model-model seperti ini berarti kita bukan orang Kristen, karena kita tidak tahu mengucap syukur atas setiap berkat yang sudah Tuhan berikan kepada kita.

Karena Rasul Paulus juga menyampaikan “untuk segala sesuatu kita harus mengucap syukur untuk semua yang Tuhan berikan dalam Doa”. Karena dengan mengucap syukur berarti kita menghormati ciptaan Tuhan, kita diajarkan untuk tunduk kepada apa yang Tuhan atur, terkadang kita katakan bahwa kita takut sama Tuhan, tetapi di dalam doa-doa,  kita sering  membuat Tuhan yang kita sembah yang maha tinggi , seolah-olah kita mau mengajar Tuhan. Terkadang kita meminta dan berjanji ketika permintaan kita dikabulkan oleh Tuhan maka kita akan memenuhi janji kita kepada Tuhan, ketika Tuhan menjawab permintaan kita justru kita mulai menjauh dan melupakan akan kebaikan Tuhan.

Selanjutnya dalam khotbahnya, Pdt.Juianus Johan Ajomi, Menegaskan bahwa, Firman Tuhan di hari ini mau membawa kita semua untuk mengucap syukur kepada Tuhan terlebih khusus di hari ini Tuhan memanggil kita semua dalam undangan di meja Tuhan, Ketika Tuhan Yesus mempunyai Tubuh dan Darah yang telah di tumpahkan, yang telah di pecahkan  di atas Kayu Salib. Mengapa di pecahkan ? lanjut Pdt.Ajomi, karena untuk menebus dosa-dosa kita. Oleh sebab itu kita harus mengucap syukur, karena kalau Tuhan Yesus tidak di Salibkan, kita tidak mungkin masuk dalam kerajaan surga, karena hanya Tubuh dan Darah Tuhan yang dapat membebaskan kita dari utang dosa dan maut.

Kalau kita tidak menerima bagian ini, jangan pernah kita berharap kalau kita semua bisa memasuki tanah perjanjian, Sebab Yesus katakan :” Akulah Jalan Kebenaran Dan Hidup, siapa yang percaya kepada Yesus pasti tidak akan binasa, kita yang sudah diterima sebagai anggota sidi jemaat untuk menerima Tubuh dan Darah Tuhan  kita harus bersyukur karena Tuhan Yesus mau mengijinkan kita untuk juga di bebaskan dari utang dosa dan maut, tanpa Tubuh dan Darah Tuhan tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa karena harus melalui Tubuh dan Darah Tuhan.

Di akhir Khotbahnya, Pdt.Julianus Johan Ajomi, menyampaikan kepada warga jemaat bahwa hari ini kita semua telah di undang secara langsung oleh Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja untuk membebaskan utang-utang dosa dan maut. Dosa-dosa kita didalam pikiran, dosa perkataan yang kita hasilkan, dosa perbuatan, Tuhan mau mengundang kita karena Tuhan mau membebaskan dan mau menyucikan untuk setiap  kita, tetapi juga Dia hendak mau memberikan kekuatan untuk terus membentuk Tubuh Kristus. Kita semua di tugaskan oleh Tuhan setelah menerima Tubuh dan Darah Tuhan kita harus membuktikan  bahwa kita ini adalah Murid Kristus, kata-kata yang sering kita hasilkan tidak benar kita harus berhenti dan tidak mengucapkannya lagi, kita yang selalu melakukan kejahatan maka mulai saat ini kita harus berhenti melakukan kejahatan karena kita sudah menerima Yesus dan Yesus telah menyelamatkan kita.

Setelah Ibadah Minggu pagi, juga diisi dengan Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan dari Pos Bindu Jemaat GKI Ichtus Siriwini bagi warga jemaat GKI Parousia Bedaida, serta juga pemberian bantuan Pakaian dan diakhiri dengan makan bersama diantara kedua warga jemaat.(By. Unteks)

 

 71 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 5 =